Pada pelajaran ini kami di ajarkan cara menggabungkan beberapa audio menjadi sajian multimedia, maksudnya kami di berikan beberapa contoh tentang bagaimana cara melakukannya, misalnya mengganti audio suara seseorang digantikan dengan suara kita, dan gerak bagian mulutnya sesuai dengan suara yang kita tukarkan pada video tersebut.
Home » All posts
Menggabungkan audio kedalam sajian multimedia
in
PRODUKTIF
- on 8/06/2016 09:10:00 PM
- No comments
Pada pelajaran ini kami di ajarkan cara menggabungkan beberapa audio menjadi sajian multimedia, maksudnya kami di berikan beberapa contoh tentang bagaimana cara melakukannya, misalnya mengganti audio suara seseorang digantikan dengan suara kita, dan gerak bagian mulutnya sesuai dengan suara yang kita tukarkan pada video tersebut.
TEKNIK DASAR PERMAINAN FUTSAL
in
UMUM
- on 8/06/2016 08:55:00 PM
- No comments
1. Kontrol Bola
Teknik mengontrol bola dalam permainan futsal dapat dilakukan dengan menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar dan telapak kaki sebelah depan dengan memanfaatkan sol sepatu. Teknik mengontrol bola dengan sol sepatu dalam futsal sangat penting sehingga harus dikuasai oleh setiap pemain.
2. Passing / Pengumpan
Umpanan dapat dilakukan dengan menggunakan beragam sisi kaki, yaitu menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar, ujung kaki, tumit, atau sisi bawah. Namun yang paling baik adalah menggunakan kaki bagian dalam dengan arah mendatar atau umpanan panjang yang menyusur tanah, karena umpanan akan memiliki akurasi paling baik jika dibandingkan dengan lainnya.
3. Dribling / Menggiring
Untuk mengecoh pemain lawan dalam sebuah permainan futsal, seorang pemain futsal harus memiliki kemampuan dalam menggiring bola. Ada beberapa teknik dalam menggiring bola yang harus dikuasai dalam bermain futsal, berikut ini beberapa teknik dalam menggiring bola pada permainan futsal:
• Dribbling menggunakan kaki bagian luar
Dengan teknik ini jika menggunakan kaki kanan pemain futsal dapat mengecoh ke sebelah kiri lawan atau sebaliknya. Akan tetapi teknik ini tidak bisa mengecoh lawan ke sebelah kanan bila menggunakan kaki kanan, begitupula sebaliknya.
• Dribbling menggunakan kaki bagian dalam
Dengan teknik ini pemain futsal dapat mengecoh lawan ke sebelah kanan lawan apabila menggunakan kaki kanan atau sebaliknya. Akan tetapi teknik ini tidak bisa mengecoh lawan ke sebelah kiri bila menggunakan kaki kanan, begitupula sebaliknya.
• Dribbling menggunakan bagian punggung kaki
Dribbling menggunakan bagian punggung kaki adalah dapat menggiring bola dengan arah lurus apabila tidak ada lawan yang menghalangi. Akan tetapi teknik ini kurang efektif untuk mengecoh lawan ke sebelah kiri atau sebelah kanan.
4. Menendang Keras ( Shooting )
Teknik menendang keras yang efektif dalam permainan futsal adalah menendang bola dengan menggunakan ujung kaki / sepatu, karena dengan teknik ini bola akan melesat cukup kencang dan bola juga akan tetap bergerak lurus.
5. Kecepatan
Ciri dari permainan futsal adalah kecepatan, maka pemain futsal dituntut cepat dalam mengalirkan bola, bergerak mencari ruang untuk menerima umpan, dan bereaksi, karena dengan pergerakan yang cepat, seorang pemain futsal akan dapat mengecoh lawan dan dalam melakukan penjagaan serta juga dapat dengan cepat menyusun formasi baik itu ketika melakukan penyerangan ataupun ketika bertahan. Oleh karena itu kecepatan harus mutlak dikuasai sebagai salah satu teknik dasar futsal.
6. Fisik
Karena dalam permainan futsal dituntut banyak bergerak, berlari dengan kecepatan, maka dibutuhkan fisik yang bugar, karena tanpa fisik yang baik sangat sulit seorang pemain futsal menjalani pertandingan dengan tempo tinggi.
IPS
in
ADAPTIF
- on 8/06/2016 08:51:00 PM
- No comments
Struktur sosial
Pada pelajaran ini saya mempelajari tentang struktur2 sosial,guru yang membawakan pelajaran sanagat jeli dalam membawakan pelajaran tersebut, setelah beberapa menit menjelaskan tentang struktur masyarakat lalu kami diberi tugas dan sayapun mengerjakan soal tersebut.
1.Menurut pendapatmu apakah ada struktur sosial yang ada dilingkungan pergaulan sekolahmu?
2. Deskripsikan struktur sosial yang ada di sekitar tempat tinggalmu?
jawaban :
1. iya, disekolah juga mempunyai struktur sosial karena jika tidak ada sekolah tidak akan berlangsung pembelajaran diantaranya kepala sekolah,wakasek,bendahara,sekertaris dan juga guru-guru yang membawakan mata pelajaran serta di lengkapi dengan siswa-siswi.
2. Di tempat tinggal saya berada di desa kecematan mattiro bulu dan didesa saya terdapat pak lurah,kepala desa,dan rw dan rt.
Pada pelajaran ini saya mempelajari tentang struktur2 sosial,guru yang membawakan pelajaran sanagat jeli dalam membawakan pelajaran tersebut, setelah beberapa menit menjelaskan tentang struktur masyarakat lalu kami diberi tugas dan sayapun mengerjakan soal tersebut.
1.Menurut pendapatmu apakah ada struktur sosial yang ada dilingkungan pergaulan sekolahmu?
2. Deskripsikan struktur sosial yang ada di sekitar tempat tinggalmu?
jawaban :
1. iya, disekolah juga mempunyai struktur sosial karena jika tidak ada sekolah tidak akan berlangsung pembelajaran diantaranya kepala sekolah,wakasek,bendahara,sekertaris dan juga guru-guru yang membawakan mata pelajaran serta di lengkapi dengan siswa-siswi.
2. Di tempat tinggal saya berada di desa kecematan mattiro bulu dan didesa saya terdapat pak lurah,kepala desa,dan rw dan rt.
KARAKTERISTIK PENDIDIKAN KEWARGANEGRAAN
in
UMUM
- on 8/04/2016 09:27:00 PM
- No comments
“KARAKTERISTIK PENDIDIKAN KEWARGANEGRAAN ( PKn )”
Karakteristik dapat diartikan sebagai ciri-ciri atau tanda yang menunjukan suatu hal berbeda dengan lainya. PKn sebagai mata pelajaran yang sangat penting bagi siswa memiliki karakteristik yang cukup berbeda dengan cabang ilmu pendidikan lainnya. Karakteristik PKn ini dapat dilihat dari objek, lingkup materinya, strategi pembelajaran, sampai pada sasaran akhir dari pendidikan ini. Pendidikan kewarganegaraan merupakan mata pelajaran yang memfokuskan pada pembentukan warganegara yang memahami dan mampu melaksanakan hak-hak dan kewajibannya untuk menjadi warganegara Indonesia yang cerdas, terampil, dan berkarakter yang
diamanatkan oleh Pancasila dan UUD 1945.
Adapun karakteristik Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) adalah :
1. PKn termasuk dalam proses ilmu sosial (IPS)
2. PKn diajarkan sebagai mata pelajaran wajib dari seluruh program sekolah dasar sampai perguruan tinggi
3. PKn menanamkan banyak nilai, diantaranya nilai kesadaran, bela negara, penghargaan terhadap hak azasi manusia, kemajemukan bangsa, pelestarian lingkungan hidup, tanggung jawab sosial, ketaatan pada hukum, ketaatan membayar pajak, serta sikap dan perilaku anti korupsi, kolusi, dan nepotisme.
4. PKn memiliki ruang lingkup meliputi aspek Persatuan dan Kesatuan bangsa, Norma, hukum dan peraturan, Hak asasi manusia, Kebutuhan warga negara, Konstitusi Negara, Kekuasan dan Politik, Pancasila dan Globalisasi
5. PKn memiliki sasaran akhir atau tujuan untuk terwujudnya suatu mata pelajaran yang berfungsi sebagai sarana pembinaan watak bangsa (nation and character building) dan pemberdayaan warga negara.
6. PKn merupakan suatu bidang kajian ilmiah dan program pendidikan di sekolah dan diterima sebagai wahana utama serta esensi pendidikan demokrasi di Indonesia.
7. PKn mempunyai 3 pusat perhatian yaitu Civic Intellegence (kecerdasan dan daya nalar warga negara baik dalam dimensi spiritual, rasional, emosional maupun sosial), Civic Responsibility (kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga negara yang bertanggung jawa dan Civic Participation (kemampuan berpartisipasi warga negara atas dasar tanggung jawabnya, baik secara individual, sosial maupun sebagai pemimpin hari depan)
8. PKn lebih tepat menggunakan pendekatan belajar kontekstual (CTL) untuk mengembangkan dan meningkatkan kecerdasan, keterampilan, dan karakter warga negara Indonesia. Contextual Teaching and Learning (CTL) merupakan konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sehari-hari
9. PKn mengenal suatu model pembelajaran VCT (Value Clarification Technique/Teknik Pengungkapan Nilai), yaitu suatu teknik belajar-mengajar yang membina sikap atau nilai moral (aspek afektif).
Dari karakteristik yang ada, terlihat bahwa PKn merupakan mata pelajaran yang memiliki karakter berbeda dengan mata pelajaran lain. Walaupun PKn termasuk kajian ilmu sosial namun dari sasaran / tujuan akhir pembentukan hasil dari pelajaran ini mengharapkan agar siswa sebagai warga negara memiliki kepribadian yang baik, bisa menjalankan hak dan kewajibannya dengan penuh kessadaran karena wujud cinta atas tanah air dan bangsanya sendiri sehingga tujuan NKRI bisa terwujud. Seperti yang diungkap oleh Dra. Hj. Fitri Eriyanti, M.Pd.,Ph.D (Dosen Pascasarjana UNP kosentrasi PKn) bahwa setiap negara pasti memiliki tujuan, hanya warga negara yang baiklah yang dapat mencapai tujuan tersebut. Oleh karena itu PKn memiliki peran yang sangat besar untuk membentuk siswa menjadi warga negara yang bisa mengemban semua permasalahan negara dan mencapai tujuan negaranya.
Keberadaan PKn dengan karakteristik seperti ini mestinya menjadi perhatian besar bagi masyarakat, komponen pendidik dan negara. Hal ini disebabkan karena PKn banyak mengajarkan niai-nilai pada siswanya. Niai-nilai kebaikan, kebersamaan, pengorbanan, menghargai orang lain dan persatuan ini jika di tanamkan dalam diri siswa bisa menjadi bekal yang sangat berhagra dalam khidupan pribadi maupun berbangsa dan bernegara. Siswalah yang akan menjadi cikal bakal penerus bangsa dan yang akan mempertahankan eksistensi negara maka dari itu mereka sangat memerlukan pelajaran PKn dalam konteks seperti ini.
John J. Patrick dalam tulisan ‘Konsep inti PKn’ mengatakan PKn memiliki kriteria dimana diartikan berkenaan dengan kepentingan warga negara. Ada 4 kateori yaitu pengetahuan kewarganegaraan dan pemerintahan, keahlian kognitif warga negara, keahlian partisipatori dan kebaikan pendidika kewarganegaraan. Jika empat kategori ini hilang dari kurikulum PKn makan PKn dapat dianggap cacat.
Walaupun pemerintah sudah memberi perhatian besar pada pelajaran PKn, semua itu tidak akan cukup jika komponen pendidik, siswa, orang tua, dan masyarakat tidak berpadu untuk bekerjasama menjalankan inti pelajaran PKn ini. Berkaitan dengan kandungan nilai-nilai dalam PKn saja misalnya, banyak guru yang luput mengajarkan nilai-nilai kehidupan pada saat mengajar karena terburu dengan meteri sesuai kurikulum, siswa belajar hanya orientasi materi sehingga civic intelligent saja yang terpenuhi. Meskipun materi PKn saat ini tidak banyak mencantumkan secara konkret nilai-nilai kehidupan dalam silabus pengajaran, semsetinya guru mampu berperan memasukan nilai-nilai ini sebagai hiden curicullum bagi siswa.
Karakteristik dapat diartikan sebagai ciri-ciri atau tanda yang menunjukan suatu hal berbeda dengan lainya. PKn sebagai mata pelajaran yang sangat penting bagi siswa memiliki karakteristik yang cukup berbeda dengan cabang ilmu pendidikan lainnya. Karakteristik PKn ini dapat dilihat dari objek, lingkup materinya, strategi pembelajaran, sampai pada sasaran akhir dari pendidikan ini. Pendidikan kewarganegaraan merupakan mata pelajaran yang memfokuskan pada pembentukan warganegara yang memahami dan mampu melaksanakan hak-hak dan kewajibannya untuk menjadi warganegara Indonesia yang cerdas, terampil, dan berkarakter yang
diamanatkan oleh Pancasila dan UUD 1945.
Adapun karakteristik Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) adalah :
1. PKn termasuk dalam proses ilmu sosial (IPS)
2. PKn diajarkan sebagai mata pelajaran wajib dari seluruh program sekolah dasar sampai perguruan tinggi
3. PKn menanamkan banyak nilai, diantaranya nilai kesadaran, bela negara, penghargaan terhadap hak azasi manusia, kemajemukan bangsa, pelestarian lingkungan hidup, tanggung jawab sosial, ketaatan pada hukum, ketaatan membayar pajak, serta sikap dan perilaku anti korupsi, kolusi, dan nepotisme.
4. PKn memiliki ruang lingkup meliputi aspek Persatuan dan Kesatuan bangsa, Norma, hukum dan peraturan, Hak asasi manusia, Kebutuhan warga negara, Konstitusi Negara, Kekuasan dan Politik, Pancasila dan Globalisasi
5. PKn memiliki sasaran akhir atau tujuan untuk terwujudnya suatu mata pelajaran yang berfungsi sebagai sarana pembinaan watak bangsa (nation and character building) dan pemberdayaan warga negara.
6. PKn merupakan suatu bidang kajian ilmiah dan program pendidikan di sekolah dan diterima sebagai wahana utama serta esensi pendidikan demokrasi di Indonesia.
7. PKn mempunyai 3 pusat perhatian yaitu Civic Intellegence (kecerdasan dan daya nalar warga negara baik dalam dimensi spiritual, rasional, emosional maupun sosial), Civic Responsibility (kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga negara yang bertanggung jawa dan Civic Participation (kemampuan berpartisipasi warga negara atas dasar tanggung jawabnya, baik secara individual, sosial maupun sebagai pemimpin hari depan)
8. PKn lebih tepat menggunakan pendekatan belajar kontekstual (CTL) untuk mengembangkan dan meningkatkan kecerdasan, keterampilan, dan karakter warga negara Indonesia. Contextual Teaching and Learning (CTL) merupakan konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sehari-hari
9. PKn mengenal suatu model pembelajaran VCT (Value Clarification Technique/Teknik Pengungkapan Nilai), yaitu suatu teknik belajar-mengajar yang membina sikap atau nilai moral (aspek afektif).
Dari karakteristik yang ada, terlihat bahwa PKn merupakan mata pelajaran yang memiliki karakter berbeda dengan mata pelajaran lain. Walaupun PKn termasuk kajian ilmu sosial namun dari sasaran / tujuan akhir pembentukan hasil dari pelajaran ini mengharapkan agar siswa sebagai warga negara memiliki kepribadian yang baik, bisa menjalankan hak dan kewajibannya dengan penuh kessadaran karena wujud cinta atas tanah air dan bangsanya sendiri sehingga tujuan NKRI bisa terwujud. Seperti yang diungkap oleh Dra. Hj. Fitri Eriyanti, M.Pd.,Ph.D (Dosen Pascasarjana UNP kosentrasi PKn) bahwa setiap negara pasti memiliki tujuan, hanya warga negara yang baiklah yang dapat mencapai tujuan tersebut. Oleh karena itu PKn memiliki peran yang sangat besar untuk membentuk siswa menjadi warga negara yang bisa mengemban semua permasalahan negara dan mencapai tujuan negaranya.
Keberadaan PKn dengan karakteristik seperti ini mestinya menjadi perhatian besar bagi masyarakat, komponen pendidik dan negara. Hal ini disebabkan karena PKn banyak mengajarkan niai-nilai pada siswanya. Niai-nilai kebaikan, kebersamaan, pengorbanan, menghargai orang lain dan persatuan ini jika di tanamkan dalam diri siswa bisa menjadi bekal yang sangat berhagra dalam khidupan pribadi maupun berbangsa dan bernegara. Siswalah yang akan menjadi cikal bakal penerus bangsa dan yang akan mempertahankan eksistensi negara maka dari itu mereka sangat memerlukan pelajaran PKn dalam konteks seperti ini.
John J. Patrick dalam tulisan ‘Konsep inti PKn’ mengatakan PKn memiliki kriteria dimana diartikan berkenaan dengan kepentingan warga negara. Ada 4 kateori yaitu pengetahuan kewarganegaraan dan pemerintahan, keahlian kognitif warga negara, keahlian partisipatori dan kebaikan pendidika kewarganegaraan. Jika empat kategori ini hilang dari kurikulum PKn makan PKn dapat dianggap cacat.
Walaupun pemerintah sudah memberi perhatian besar pada pelajaran PKn, semua itu tidak akan cukup jika komponen pendidik, siswa, orang tua, dan masyarakat tidak berpadu untuk bekerjasama menjalankan inti pelajaran PKn ini. Berkaitan dengan kandungan nilai-nilai dalam PKn saja misalnya, banyak guru yang luput mengajarkan nilai-nilai kehidupan pada saat mengajar karena terburu dengan meteri sesuai kurikulum, siswa belajar hanya orientasi materi sehingga civic intelligent saja yang terpenuhi. Meskipun materi PKn saat ini tidak banyak mencantumkan secara konkret nilai-nilai kehidupan dalam silabus pengajaran, semsetinya guru mampu berperan memasukan nilai-nilai ini sebagai hiden curicullum bagi siswa.
Bhs. Indonesia
in
NORMATIF
- on 8/04/2016 08:49:00 PM
- No comments
I.
Iklan Iklan ialah informasi yang disajikan lewat media massa, buletin atau
surat edaran yang bertujuan untuk memberitahukan atau mempromosikan suatu
barang atau jasa kepada khalayak untuk kepentingan bisnis, pengumuman, atau
pelayanan publik. Iklan terdiri atas iklan keluarga, undangan, pengumuman,
penerangan, niaga, lowongan pekerjaan, dan sebagainya.
Ciri-ciri
bahasa iklan:
(1)
Kalimatnya singkat; hanya menonjolkan
bagian-bagian yang dipentingkan,
(2)
Uraian bersifat informatif dan persuasif,
(3) Menggunakan kata-kata yang terpilih dan
menarik perhatian orang untuk mengetahui, mencoba, atau ingin memiliki,
J. Pidato atau khotbah. Pidato ialah aktivitas mengungkapkan pikiran,
ide, gagasan secara lisan dalam bentuk rangkaian kata-kata atau kalimat kepada
orang banyak dengan tujuan tertentu. Pidato biasanya dilakukan dalam acaraacara
resmi, seremonial, dan pertemuan-pertemuan ilmiah. Pidato merupakan bentuk
komunikasi satu arah karena terdiri atas pemberi pidato satu orang dan orang
banyak sebagai pendengar. Bahasa dan isi
pidato disesuaikan dengan pendengar (audience) berdasarkan, tingkat pemikiran
atau pendidikan, usia, dan topik pembicaraan. Bagian-bagian pidato ialah
seperti berikut.
1. Bagian pembukaan berisi:
(1)
salam pembuka
(2)
ungkapan sapaan
(3)
puji syukur kepada Tuhan
(4)
penegasan konteks pertemuan atau acara
2.
Bagian isi berisi uraian pidato sesuai dengan yang telah direncanakan atau
ingin disampaikan.
3.
Penutup pidato, berisi:
(1) kesimpulan isi pidato
(2)
harapan-harapan atau himbauan
(3)
ucapan terima kasih dan permohonan maaf
(4)
salam penutup
Beberapa hal berikut harus diperhatikan dalam
menyimak pidato.
1.
Simaklah isi pidato dengan saksama dari awal hingga akhir.
2.
Pahami gagasan, pendapat, atau pesan yang disampaikan dalam pidato.
3.
Ingatlah atau catatlah hal-hal penting yang terdapat dalam uraian pidato dan
beri komentar.
E.
Memahami Puisi
1. Pengertian Puisi Belum ada definisi yang baku untuk memaparkan
pengertian puisi. Puisi adalah salah satu bentuk karya sastra yang berbeda dari
bentuk sastra lain seperti prosa dan drama.
Puisi
terikat oleh
(1)
baris dalam tiap bait,
(2),
banyak kata atau suku kata dalam setiap baris,
(3)
rima, dan
(4)
Irama.
Bahkan pada jenis puisi tertentu ada
keterikatan pada persajakan seperti, a,a,a,a atau a,b,a,b, misalnya pantun dan
syair. Puisi dengan persyaratan seperti di atas merupakan bentuk puisi lama.
Puisi yang berkembang saat ini tidaklah lagi mematuhi persyaratan atau
keterikatan pada hal-hal tersebut.
SENYUM DAN TAWAMU
Dalam senyummu yang khas
ternyata pikiranmu seperti benang kusut
Dalam tawamu yang riang
ternyata pikiranmu penuh berbagai
urusan
Oh .....Papa, jangan bohongi aku
2.
Hakikat Puisi Puisi bukan lagi sebuah
bentuk karya sastra yang kaku dan penuh persyaratan. Puisi dalam pengertian
modern adalah puisi yang bebas. Puisi merupakan aktualisasi ekspresi dan
ungkapan jiwa penulisnya.
a.
Sifat atau Fungsi Seni
b.
Kepadatan
c.
Ekspresi Tidak LangsungBHS. INGRIS
in
ADAPTIF
- on 8/04/2016 08:39:00 PM
- No comments
1.Dewi: "Do you think we can get
there on time?"
Anto: "Yes. If the traffic is smooth, ... before three o’clock."
Anto: "Yes. If the traffic is smooth, ... before three o’clock."
- we would arrive
- we will arrive
- we would have arrived
- we are arriving
2.Shop assistant: "May I help
you, Sir?"
Customer: "Yes. I bought this pair of trousers this morning, but there is no button hole. ...?"
Shop assistant: "Do you have the receipt with you, Sir? We’ll replace it."
Customer: "Yes. I bought this pair of trousers this morning, but there is no button hole. ...?"
Shop assistant: "Do you have the receipt with you, Sir? We’ll replace it."
- May I return it?
- Do you like it?
- May I have a bigger size?
- Is there another color available?
3.Hani: "This printer doesn’t seem
to be working."
Rika: ".... It may have been unplugged."
Hani: "You’re right. Maybe someone used it with a laptop computer."
Rika: ".... It may have been unplugged."
Hani: "You’re right. Maybe someone used it with a laptop computer."
- Cut the cable.
- Check the cord.
- Unplug the cord.
- Use it for printing.
4.Man: "Excuse me. Could you tell
me how to get to the post office, please?"
Woman: "...."
Woman: "...."
- It’s next to the police station.
- Go straight ahead and turn right at the first crossroad.
- It’s around the corner from the station.
- It is located across from the shopping center.
5.Boim: "It’s very hot in this
room."
Inna: "Yes, I know. If we had more windows, ...."
Inna: "Yes, I know. If we had more windows, ...."
- we will have more fresh air.
- we would have more fresh air.
- we will have had more fresh air.
- we would have had more fresh air.
6.Tini: "My friends and I are
going on a picnic this weekend. ...?"
Tina: "I’d love to, but I have to go to Surabaya this weekend."
Tina: "I’d love to, but I have to go to Surabaya this weekend."
- Are you going to Surabaya this weekend?
- Did you go with us?
- Will you go with us?
- Do you like going on a picnic?
7.Yeni: "Do you have any plans
for the weekend?"
Lusi: "Yes. ...."
Lusi: "Yes. ...."
- I will visit my uncle in Situbondo.
- I won’t do anything.
- I went to Surabaya on business for 3 days.
- I have been typing the document for an hour.
8.Olga: "Have you heard the bad
news about Novi?"
Julia: "What happened to her?"
Olga: "She had a motorcycle accident yesterday."
Julia: "...."
Julia: "What happened to her?"
Olga: "She had a motorcycle accident yesterday."
Julia: "...."
- I feel very sorry for you.
- I’m really sad now.
- I’m glad to hear that.
- I’m sorry to hear that.
9.Rudi: "I am looking for a job.
Do you have any information?"
Aini: "... to BKK? They have the latest job-vacancy information."
Rudi: "Good idea. I’ll go there tomorrow."
Aini: "... to BKK? They have the latest job-vacancy information."
Rudi: "Good idea. I’ll go there tomorrow."
- Should I go
- May I go
- Why didn’t you go
- Why don’t you go
10.Wiwit: "What did you usually do
after school as a kid?"
Yana: "...."
Yana: "...."
A. I am used to playing football in the afternoon
B.I wanted to play games.
C. I used to play with my friends in the neighborhood.
D. I was going to do my homework when my friend arrived
Pendidikan Agama Islam
in
NORMATIF
- on 8/04/2016 04:00:00 PM
- No comments
Pada hari ini saya hanya mengerjakan latihan soal.
1. jelaskan apa yang dimaksud dengan bertoleransi beragama?
2. buatlah 2 contoh praktis bentuk toleransi beragama?
3. jelaskan maksud dari surah yunus ayat 40-41?
4. bangaimana hukum nikah antara orang yang berbeda agama? jelaskan dan sebutkan pula salah satu keputusan MUI sebagai dasar argumentasi anda?
5. jelaskan maksud dari pernyataan menjadi mukmin atau kafir adalah sebuah pilihan, dengan mengacu pada salah satu ayat?
6. bangaimana pendapat anda terhadap orang yang merusak tempat ibadah dengan bertakbir karena tidak sealiran jelaskan dengan disertai ayat/hadis yang menjadi referensinya?
7. apa yang anda ketahui tentang EQ dan SQ! jelaskan?
8. bangaimana penerapan EQ dan SQ dalam usaha menciptakan kerukunan antara umat beragama jelaskan dan berilah contoh yang konkret?
9. temukan beberapa ayat al-qur'an yang menjelaskan tentang toleransi antara umat beragama?
10. tuliskan qs. al-kafirun 109 : 1-6 lengkap dengan artinya
jawaban :
1.Toleransi beragama adalah suatu sikap yang saling menghargai, dan menghormati umat yang beragama lain dan tidak memaksa umat beragama lain untuk masuk keagama lain atau suatu agama tidak boleh menjalek-jelekan agama lain dan mendiskrminasi agama lain
2.(a) tidak menjelak jelekkan agama lain
(b) tidak memaksa agama lain pindah keyakinan
3.surah yunus ayat 40-41 menjelaskan tentang didunia ada 2 golongan, yaitu golongan orang-orang yang beriman kepada al-qur'an dan golongan yang tidak beriman kepada al-qur'an.
2. buatlah 2 contoh praktis bentuk toleransi beragama?
3. jelaskan maksud dari surah yunus ayat 40-41?
4. bangaimana hukum nikah antara orang yang berbeda agama? jelaskan dan sebutkan pula salah satu keputusan MUI sebagai dasar argumentasi anda?
5. jelaskan maksud dari pernyataan menjadi mukmin atau kafir adalah sebuah pilihan, dengan mengacu pada salah satu ayat?
6. bangaimana pendapat anda terhadap orang yang merusak tempat ibadah dengan bertakbir karena tidak sealiran jelaskan dengan disertai ayat/hadis yang menjadi referensinya?
7. apa yang anda ketahui tentang EQ dan SQ! jelaskan?
8. bangaimana penerapan EQ dan SQ dalam usaha menciptakan kerukunan antara umat beragama jelaskan dan berilah contoh yang konkret?
9. temukan beberapa ayat al-qur'an yang menjelaskan tentang toleransi antara umat beragama?
10. tuliskan qs. al-kafirun 109 : 1-6 lengkap dengan artinya
jawaban :
1.Toleransi beragama adalah suatu sikap yang saling menghargai, dan menghormati umat yang beragama lain dan tidak memaksa umat beragama lain untuk masuk keagama lain atau suatu agama tidak boleh menjalek-jelekan agama lain dan mendiskrminasi agama lain
2.(a) tidak menjelak jelekkan agama lain
(b) tidak memaksa agama lain pindah keyakinan
3.surah yunus ayat 40-41 menjelaskan tentang didunia ada 2 golongan, yaitu golongan orang-orang yang beriman kepada al-qur'an dan golongan yang tidak beriman kepada al-qur'an.
4.
Larangan perkawinan antar pemeluk agama
yang berbeda itu agaknya dilatarbelakangi oleh
harapan akan lahirnya sakinah dalam keluarga. Bagaimana mendidik anak-anak
mereka.karena pada dasarnya seorang anak akan kebingungan untuk mengikuti
ayahnya atau ibunya.Perkawinan baru akan langgeng dan
tenteram jika terdapat kesesuaian pandangan hidup
antar suami dan istri, karena jangankan perbedaan
agama, perbedaan budaya, atau bahkan perbedaan
tingkat pendidikan antara suami dan istri pun tidak
jarang mengakibatkan kegagalan perkawinan.
7.- Kecerdasan Spiritual (SQ) adalah kemampuan seseorang untuk mengerti dan
memberi maknapada apa yang di hadapi dalam kehidupan, sehingga seseorang akan
memiliki fleksibilitas dalam menghadapi persoalan dimasyarakat.-Kecerdasan Emosional (EQ) adalah kemampuan mengenali perasaan sendiri dan perasaan orang lain, kemampuan memotivasi diri sendiri, serta kemampuan mengolah emosi dengan baik pada diri sendiri dan orang lain.










